
Virgoun Tegaskan Tak Larang Inara Bertemu Anak
Isi cerita – Musisi Virgoun membantah tudingan bahwa dirinya menghalangi Inara Rusli bertemu dengan anak-anak mereka. Bantahan tersebut disampaikan menyusul polemik pengasuhan anak yang kembali mencuat ke publik. Saat ini, ketiga anak Virgoun dan Inara berada dalam pengasuhan Virgoun. Kondisi tersebut terjadi karena Inara Rusli tengah menjalani proses hukum atas laporan perzinaan. Situasi itu memunculkan berbagai asumsi mengenai akses pertemuan antara ibu dan anak. Virgoun menegaskan dirinya tidak pernah berniat membatasi hubungan anak-anak dengan ibunya. Ia menyatakan tetap membuka ruang komunikasi dan pertemuan selama tidak mengganggu kondisi anak. Menurutnya, kepentingan terbaik anak menjadi prinsip utama dalam setiap keputusan yang diambil.
“Baca Juga: Penyebab Meninggalnya Catherine O’Hara Terungkap”
Virgoun menegaskan bahwa Inara Rusli masih memiliki kesempatan bertemu anak-anak mereka. Ia menyebut pertemuan tetap terjadi dalam aktivitas sehari-hari. Virgoun menjelaskan bahwa Inara masih bisa bertemu anak-anak di lingkungan sekolah. Ia bahkan menyebut pertemuan terakhir terjadi pada hari yang sama. “Ke sekolah masih ketemu. Tadi siang sebelum rapat sama Komnas pun masih ketemu sama anak-anak,” ujar Virgoun. Pernyataan itu disampaikan kepada wartawan di Komnas PA, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Virgoun mengaku bingung dengan tudingan yang menyebut Inara tidak dapat bertemu anak-anak. Ia menilai informasi tersebut tidak sesuai dengan kondisi yang terjadi di lapangan. Menurutnya, komunikasi dengan anak-anak juga tidak pernah ditutup. Ia memastikan tidak ada larangan berinteraksi selama proses hukum berjalan.
Menanggapi polemik yang berkembang, Virgoun menyatakan kesediaannya untuk bertemu dan melakukan mediasi. Ia membuka pintu dialog dengan mantan istrinya demi mencari solusi terbaik. Virgoun menekankan bahwa langkah tersebut dilakukan semata-mata untuk kepentingan anak-anak. Ia menilai konflik berkepanjangan dapat berdampak pada kondisi psikologis anak. “Ya, bismillah siap. Mental anak-anak sendiri gimana? Itu yang paling penting sih mental,” ucap Virgoun. Ia menegaskan bahwa anak-anak tidak seharusnya menjadi korban dari permasalahan orang dewasa. Menurut Virgoun, stabilitas emosional anak harus menjadi prioritas utama. Ia juga menyatakan siap menjalani proses apapun jika tujuannya jelas untuk kepentingan anak. “Kalau memang mengerucutnya untuk kepentingan anak-anak, saya jalani,” katanya.
Virgoun menyadari bahwa sebagai orang tua, dirinya tidak luput dari kekurangan. Ia mengakui tidak ada orang tua yang sempurna dalam menjalani peran pengasuhan. Oleh karena itu, ia memilih melibatkan pihak ketiga yang berkompeten. Virgoun menyerahkan permasalahan ini kepada Komisi Nasional Perlindungan Anak. Ia berharap Komnas PA dapat menjadi penengah yang objektif. “Ya sebagai orang tua juga bukan orang tua sempurna ya,” kata Virgoun. Ia menilai koreksi dan masukan dari pihak berwenang diperlukan. Keterlibatan Komnas PA dinilai penting untuk memastikan keputusan berpihak pada anak. Virgoun menekankan bahwa setiap langkah harus melalui pertimbangan profesional. Dengan demikian, konflik personal tidak berdampak pada tumbuh kembang anak.
“Baca Juga: Logitech Rilis Mouse Gaming Pro X2 Superstrike”
Virgoun menegaskan dirinya tidak ingin membuat pernyataan sepihak mengenai kepentingan anak. Ia memilih menyerahkan penilaian tersebut kepada lembaga yang berwenang. “Gua juga enggak berani statement apa-apa yang mengatasnamakan yang terbaik,” ujarnya. Menurut Virgoun, pihak Komnas PA memiliki kapasitas untuk menilai situasi secara menyeluruh. Ia berharap proses mediasi dapat berjalan secara adil dan terbuka. Virgoun juga berharap hubungan orang tua dan anak tetap terjaga dengan baik. Ia menekankan pentingnya menjaga ketenangan anak di tengah situasi sulit. Konflik hukum dan personal, menurutnya, tidak boleh membebani mental anak. Dengan pendekatan dialog dan pendampingan lembaga, Virgoun optimistis solusi dapat ditemukan. Ia berharap semua pihak dapat menempatkan kepentingan anak di atas segalanya.