Isi cerita – Xiaomi akhirnya meluncurkan wearable terbarunya, Xiaomi Smart Band 10, secara resmi di Indonesia. Perangkat ini hadir dalam dua pilihan varian, yaitu varian reguler dan varian ceramic dengan warna eksklusif Pearl White. Kehadiran versi ceramic menjadi daya tarik tersendiri karena memberikan kesan premium pada lini smart band terbaru Xiaomi. Penjualan perdana sudah dimulai di berbagai platform online dan offline, menjadikan perangkat ini lebih mudah diakses oleh konsumen di seluruh Indonesia.
“Baca Juga: Delta Force Update Season Break dan Kolaborasi Arknights”
Harga Resmi dan Promo Penjualan Perdana Xiaomi Smart Band 10
Xiaomi Smart Band 10 ditawarkan dengan harga resmi Rp649.000 untuk versi reguler dan Rp799.000 untuk versi ceramic. Namun, selama masa penjualan perdana, tersedia harga spesial yakni Rp599.000 untuk reguler dan Rp749.000 untuk versi ceramic.
Selain itu, Xiaomi memberikan bonus strap tambahan secara gratis selama persediaan masih ada, memberikan nilai lebih bagi konsumen awal. Perangkat ini tersedia di berbagai kanal penjualan seperti Mi.com, Tokopedia, Shopee, BliBli, Lazada, Erafone, TikTok Shop, dan lainnya. Promo ini juga didukung dengan berbagai metode pembayaran menarik dan layanan pengiriman cepat untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pembeli di seluruh Indonesia.
Layar Lebih Luas dan Cerah Jadi Andalan Smart Band 10
Salah satu pembaruan utama pada Xiaomi Smart Band 10 adalah ukuran layar yang kini mencapai 1,72 inci. Meski ukuran fisiknya hanya sedikit lebih besar dari generasi sebelumnya (46.57 x 22.54 x 10.95mm), tampilan layarnya jauh lebih imersif.
Layar ini menggunakan panel AMOLED dengan resolusi 212 x 520 piksel dan refresh rate 60Hz, menjadikannya lebih halus dan nyaman di mata. Xiaomi juga meningkatkan tingkat kecerahan hingga 1.500 nits, memastikan visibilitas tetap jelas meski di bawah sinar matahari.
Performa Tahan Lama dan Baterai Awet hingga 21 Hari
Smart Band 10 masih menggunakan baterai berkapasitas 233mAh, sama seperti pendahulunya. Namun, efisiensi daya tetap terjaga, dengan klaim daya tahan hingga 21 hari penggunaan normal.
Untuk pengisian daya, perangkat ini mengandalkan sistem magnetik, yang memudahkan pengguna saat pengisian ulang. Kombinasi baterai besar dan pengisian praktis membuat wearable ini cocok untuk pengguna aktif yang tidak ingin sering mengisi daya.
“Baca Juga: Bluefox NX1 Tawarkan Ponsel 4 Inci Ringkas di Tahun 2025″
Sensor Lebih Canggih dan Fitur Kesehatan yang Lebih Lengkap
Xiaomi menyempurnakan performa pelacakan kesehatan dengan menambahkan motion sensor 9-axis, meningkat dari 6-axis di Smart Band 9. Smart Band 10 kini mendukung pemantauan detak jantung 24/7, oksigen darah (SpO₂), tingkat stres, siklus menstruasi, dan kualitas tidur.
Lebih dari 150 mode olahraga juga tersedia untuk mendukung gaya hidup aktif penggunanya. Dengan peningkatan ini, Xiaomi mempertegas posisinya di pasar wearable entry-level yang kaya fitur namun tetap terjangkau.