
Tim Lost Crown Dipanggil Lagi oleh Ubisoft
Isi cerita – Ubisoft dikabarkan siap memberikan kesempatan kedua bagi tim inti di balik Prince of Persia: The Lost Crown. Kabar ini muncul setelah sebelumnya tim tersebut dibubarkan akibat performa penjualan yang dianggap kurang memuaskan. Meski demikian, kualitas game tersebut mendapat banyak pujian dari pemain dan kritikus. Hal ini membuat keputusan awal Ubisoft menuai perhatian dari komunitas. Kini, langkah untuk menghidupkan kembali tim inti menunjukkan perubahan pendekatan perusahaan. Ubisoft tampaknya mulai mempertimbangkan kembali nilai kreatif di balik proyek tersebut. Dalam industri game modern, keseimbangan antara kualitas dan penjualan menjadi tantangan besar. Oleh karena itu, keputusan ini dinilai sebagai langkah strategis yang cukup menarik. Jika benar terealisasi, langkah ini dapat membuka peluang baru bagi pengembang yang sebelumnya terdampak restrukturisasi.
“Baca Juga: TikTok Bersihkan 780 Ribu Akun Anak di Bawah 16″
Prince of Persia: The Lost Crown dirilis pada Januari 2024 sebagai game action side-scrolling dengan elemen metroidvania. Game ini berhasil mendapatkan ulasan positif berkat gameplay yang responsif dan desain level yang solid. Namun, dari sisi komersial, performanya belum memenuhi ekspektasi internal Ubisoft. Laporan menyebutkan penjualan mencapai sekitar 1,3 juta kopi dalam tahun pertama. Angka tersebut sebenarnya cukup baik untuk genre metroidvania yang tergolong niche. Meski begitu, Ubisoft memiliki standar penjualan yang lebih tinggi untuk setiap proyeknya. Kondisi ini menyebabkan tim pengembang dibubarkan dan dialihkan ke proyek lain. Banyak penggemar menyayangkan keputusan tersebut karena kualitas game dinilai sangat baik. The Lost Crown bahkan dianggap sebagai salah satu rilisan Ubisoft paling matang dalam beberapa tahun terakhir.
Informasi terbaru datang dari jurnalis Prancis, Gautoz, yang sebelumnya juga melaporkan pembubaran tim tersebut. Ia mengungkap bahwa Ubisoft berencana mengumpulkan kembali core team dari proyek The Lost Crown. Core team ini merujuk pada kelompok kreatif utama yang memimpin pengembangan game. Mereka bertanggung jawab atas arah desain, gameplay, dan visi proyek sejak awal. Jika rencana ini berjalan, tim tersebut akan diberi kesempatan untuk mengajukan pitch game baru. Proposal yang diajukan akan menentukan apakah proyek dapat dilanjutkan ke tahap produksi. Jika disetujui, tim akan diperluas dengan tambahan anggota sesuai kebutuhan. Pendekatan ini menunjukkan bahwa Ubisoft masih melihat potensi dari talenta yang terlibat. Sistem pitch juga memungkinkan perusahaan menilai ide secara lebih fleksibel.
Meski melibatkan tim yang sama, belum ada kepastian bahwa proyek baru akan terkait dengan Prince of Persia. Ubisoft masih memiliki kebebasan untuk mengarahkan proyek ke berbagai kemungkinan. Salah satu opsi adalah membuat IP baru yang sepenuhnya berbeda dari seri sebelumnya. Alternatif lain adalah mengembangkan spin-off dengan pendekatan gameplay yang berbeda. Di sisi lain, Prince of Persia tetap menjadi salah satu IP penting bagi Ubisoft. Oleh karena itu, peluang munculnya proyek baru dalam semesta tersebut tetap terbuka. Namun, strategi bisnis perusahaan saat ini cenderung lebih berhati-hati. Ubisoft mungkin akan memilih konsep yang dianggap lebih aman secara komersial. Hal ini mencerminkan kondisi industri game yang semakin kompetitif. Keputusan akhir akan sangat bergantung pada hasil pitch yang diajukan tim.
“Baca Juga: Fortnite Hadirkan NPC AI Interaktif Baru”
Rencana ini juga sejalan dengan restrukturisasi besar yang dilakukan Ubisoft dalam beberapa tahun terakhir. Perusahaan telah merombak sejumlah studio untuk meningkatkan efisiensi produksi. Fokus diarahkan pada proyek yang dianggap memiliki potensi pasar kuat. Dalam konteks ini, menghidupkan kembali tim kreatif berpengalaman menjadi langkah yang masuk akal. The Lost Crown sendiri telah membangun reputasi sebagai metroidvania berkualitas tinggi. Banyak pemain memuji combat yang halus dan desain level yang rapi. Reputasi ini membuat harapan terhadap proyek baru semakin tinggi. Komunitas gamer menunjukkan antusiasme terhadap kemungkinan kembalinya tim tersebut. Namun, ada juga kekhawatiran terkait arah komersial yang mungkin diambil. Ubisoft bisa saja mendorong pendekatan yang lebih mainstream untuk memastikan penjualan. Meski begitu, kembalinya tim ini tetap menjadi sinyal positif bagi industri dan penggemar.