
Monster Hunter Wilds Switch 2 Dikabarkan Tembus 1440p
Isi cerita – Monster Hunter Wilds dikabarkan sedang diuji untuk Nintendo Switch 2 dengan target performa cukup tinggi. Game tersebut disebut mampu mencapai resolusi dinamis hingga 1440p dalam mode docked. Frame rate yang ditargetkan berada di kisaran 40 FPS. Informasi ini menarik karena Monster Hunter Wilds dikenal membutuhkan perangkat keras cukup kuat.
Game besutan Capcom tersebut sebelumnya mendapat perhatian karena masalah performa saat peluncuran. Masalah itu bahkan dirasakan pada sejumlah PC dengan spesifikasi tinggi. Karena itu, kemampuan Switch 2 menjalankan game tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Capcom. Optimasi RE Engine menjadi salah satu faktor penting dalam pencapaian tersebut.
“Baca Juga: Samsung Ungkap Pasokan RAM Berpotensi Ketat hingga 2028″
Informasi mengenai performa Switch 2 berasal dari temuan dataminer terhadap pembaruan terbaru Monster Hunter Wilds. Data tersebut kemudian dibahas melalui komunitas Reddit yang membahas informasi internal game. Berdasarkan temuan tersebut, Capcom disebut menguji beberapa target resolusi dan frame rate.
Dalam mode docked, game dikabarkan menggunakan resolusi dinamis hingga 1440p. Target frame rate disebut berada sekitar 40 FPS. Sementara itu, mode handheld dikabarkan menggunakan resolusi antara 720p hingga 864p. Target frame rate untuk mode tersebut berada di kisaran 30 hingga 40 FPS.
Temuan tersebut juga mengindikasikan penggunaan teknologi upscaling seperti DLSS. Teknologi tersebut dapat membantu menjaga kualitas gambar sekaligus mempertahankan performa. Namun, seluruh informasi tersebut masih berasal dari data hasil datamining.
Jika informasi tersebut benar, kemampuan Switch 2 menjalankan Monster Hunter Wilds cukup menarik. Game ini menjadi salah satu proyek berat yang menggunakan RE Engine milik Capcom. Dunia permainan yang luas membutuhkan pemrosesan berbagai elemen secara bersamaan.
Monster Hunter Wilds juga menghadirkan sistem cuaca dinamis dan ekosistem monster yang kompleks. Berbagai elemen tersebut dapat memberikan beban tambahan terhadap perangkat keras. Karena itu, optimasi engine menjadi bagian penting untuk menjaga pengalaman bermain.
Capcom sebelumnya juga menghadapi kritik mengenai performa Monster Hunter Wilds pada berbagai platform. Perusahaan kemudian merilis sejumlah pembaruan untuk meningkatkan pengalaman bermain. Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa optimasi menjadi proses berkelanjutan setelah peluncuran.
Kemungkinan hadirnya Monster Hunter Wilds di Switch 2 juga memperlihatkan perkembangan pendekatan Capcom. Perusahaan Jepang tersebut sebelumnya berhasil membawa Street Fighter 6 ke perangkat Nintendo. Keberhasilan tersebut menunjukkan kemampuan tim dalam menyesuaikan game dengan perangkat berbeda.
Tantangan berikutnya menjadi lebih berat karena Monster Hunter Wilds membutuhkan sumber daya lebih besar. Dragon’s Dogma 2 juga menjadi contoh lain dari game berat berbasis RE Engine. Kedua game tersebut dapat menjadi pengujian penting terhadap kemampuan Switch 2.
Jika optimasi berjalan baik, Capcom dapat membuka peluang menghadirkan lebih banyak game kelas AAA. Pengembangan lintas platform juga dapat membantu memperluas jangkauan game kepada pengguna perangkat hybrid. Namun, hasil akhirnya tetap bergantung pada optimasi versi final.
“Baca Juga: Samsung Luncurkan Sensor 200MP ISOCELL HPC Berteknologi DeepPix”
Bocoran performa Monster Hunter Wilds di Switch 2 belum mendapatkan konfirmasi resmi dari Capcom. Target resolusi dan frame rate dalam data internal juga masih dapat mengalami perubahan. Pengembang dapat menyesuaikan konfigurasi sebelum versi final tersedia untuk pemain.
Karena itu, angka 1440p dan 40 FPS sebaiknya belum dianggap sebagai spesifikasi final. Meski demikian, informasi tersebut memberikan gambaran mengenai kemampuan yang sedang diuji Capcom. Jika target tersebut bertahan hingga peluncuran, pencapaiannya akan menjadi hasil optimasi yang menarik.
Bagi pengguna Switch 2, keberhasilan tersebut dapat memperkuat posisi konsol sebagai perangkat untuk game AAA. Monster Hunter Wilds juga berpotensi menjadi contoh penting kemampuan RE Engine pada perangkat hybrid. Kepastian mengenai performanya tetap menunggu pengumuman dan pengujian resmi dari Capcom.