
Restrukturisasi Xbox Ancam Masa Depan Ninja Theory
Isi cerita – Gelombang restrukturisasi yang sedang berlangsung di divisi gaming Microsoft kembali memunculkan kabar kurang menggembirakan. Setelah sebelumnya Compulsion Games dikabarkan menghadapi situasi serupa, kini laporan terbaru menyebut Ninja Theory menjadi studio berikutnya yang terancam terdampak.
Laporan tersebut muncul setelah Xbox mengumumkan rencana efisiensi organisasi beberapa waktu lalu. Hingga kini, Microsoft maupun Xbox belum memberikan konfirmasi resmi mengenai nasib Ninja Theory, sehingga seluruh informasi yang beredar masih mengacu pada laporan media dan sumber internal.
“Baca Juga: Mark Gordon Bos Treyarch Resmi Pensiun Usai 22 Tahun Berkarya”
Menurut laporan terbaru dari The Verge, Ninja Theory menjadi salah satu studio yang masuk dalam rencana restrukturisasi Xbox. Studio asal Inggris itu disebut telah menerima pemberitahuan internal mengenai kemungkinan penutupan operasional.
Sumber yang dikutip The Verge menyebut pemberitahuan tersebut telah disampaikan kepada para karyawan pada hari Senin. Informasi itu memunculkan kekhawatiran mengenai masa depan studio yang telah menjadi bagian dari Xbox sejak diakuisisi Microsoft.
Meski situasinya dinilai cukup serius, laporan tersebut juga menyebut peluang bertahan masih tersedia. Salah satu skenario yang memungkinkan adalah hadirnya pemilik baru sebelum proses penutupan benar-benar dilakukan.
Namun, hingga saat ini belum ada kepastian mengenai kemungkinan tersebut. Microsoft juga belum mengeluarkan pernyataan resmi yang membenarkan ataupun membantah laporan yang beredar.
Karena itu, status Ninja Theory masih belum dapat dipastikan. Komunitas game kini menunggu klarifikasi langsung dari Xbox terkait masa depan studio tersebut.
Kabar mengenai Ninja Theory muncul setelah laporan serupa menyoroti Compulsion Games. Studio pengembang South of Midnight itu juga disebut menghadapi ketidakpastian sebagai bagian dari restrukturisasi yang sedang berlangsung.
Compulsion Games bergabung dengan Xbox pada 2018 melalui proses akuisisi. Dalam beberapa waktu terakhir, studio tersebut dikabarkan berada dalam kondisi yang kurang stabil.
Beberapa laporan menyebut game yang mereka kembangkan tidak memenuhi target yang telah ditetapkan Microsoft. Kondisi tersebut disebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi evaluasi internal perusahaan.
Meski demikian, Xbox belum memberikan penjelasan resmi mengenai status Compulsion Games maupun Ninja Theory. Oleh karena itu, informasi yang beredar masih sebatas laporan dari media dan sumber yang belum dikonfirmasi secara langsung oleh perusahaan.
Restrukturisasi ini menjadi perhatian besar karena berpotensi memengaruhi sejumlah studio yang selama ini menjadi bagian dari Xbox Game Studios.
Ninja Theory bukanlah nama asing dalam industri game. Studio asal Inggris tersebut telah membangun reputasi melalui berbagai proyek yang mengedepankan kualitas sinematik dan narasi yang kuat.
Nama Ninja Theory semakin dikenal luas berkat seri Hellblade. Waralaba tersebut memperoleh banyak pujian karena mengangkat tema psikologis dengan pendekatan yang mendalam serta penyajian visual yang impresif.
Keberhasilan Hellblade membuat Ninja Theory menjadi salah satu studio yang memiliki identitas kuat di bawah naungan Xbox. Pendekatan kreatif mereka juga membedakan studio tersebut dari banyak pengembang game aksi lainnya.
Ironisnya, laporan mengenai ancaman penutupan muncul tidak lama setelah Ninja Theory memperlihatkan proyek terbaru mereka. Studio itu sebelumnya menampilkan game baru berjudul Senua dalam ajang Xbox Showcase yang menjadi bagian dari Summer Game Fest 2026.
Kemunculan proyek baru tersebut sempat memberikan harapan bahwa studio masih memiliki rencana pengembangan jangka panjang. Namun, laporan terbaru justru memunculkan tanda tanya mengenai kelanjutan proyek tersebut.
“Baca Juga: Bocoran Ungkap Game Co-op Spin-off The Witcher”
Laporan mengenai kemungkinan penutupan Ninja Theory menambah daftar kabar yang mengiringi restrukturisasi Xbox dalam beberapa waktu terakhir. Jika informasi tersebut terbukti benar, industri game berpotensi kehilangan salah satu studio yang dikenal melalui karya-karya dengan kualitas naratif tinggi.
Di sisi lain, masih terdapat peluang bagi Ninja Theory untuk melanjutkan operasional apabila berhasil memperoleh pemilik baru sebelum keputusan penutupan dijalankan. Namun, hingga kini belum ada informasi resmi mengenai kemungkinan tersebut.
Komunitas pemain juga menantikan kejelasan mengenai nasib proyek Senua yang baru diperlihatkan beberapa waktu lalu. Ketidakpastian status studio membuat masa depan game tersebut masih belum dapat dipastikan.
Sampai Microsoft maupun Xbox memberikan pernyataan resmi, laporan mengenai Ninja Theory tetap harus dipandang sebagai informasi yang belum terkonfirmasi. Kejelasan mengenai restrukturisasi dan dampaknya terhadap studio-studio di bawah Xbox diperkirakan akan menjadi perhatian utama komunitas game dalam waktu dekat.