
NexPhone Hadirkan Android, Windows, dan Linux di Satu HP
Isi cerita – Nex Computer kembali membuat gebrakan dengan mengumumkan NexPhone, sebuah smartphone unik yang menggabungkan tiga sistem operasi sekaligus dalam satu perangkat. Perusahaan yang selama ini dikenal sebagai pengembang aksesori laptop dan PC tersebut mencoba masuk ke pasar smartphone dengan pendekatan berbeda. Yakni menghadirkan Android, Linux, dan Windows 11 dalam satu ekosistem terpadu. Langkah ini menempatkan NexPhone sebagai perangkat yang tidak hanya berfungsi sebagai ponsel, tetapi juga sebagai alat kerja portabel yang fleksibel.
“Baca Juga: Playlist Spotify Kini Bisa Dibuat Lewat Prompt Teks”
Konsep NexPhone dirancang untuk pengguna yang membutuhkan lebih dari sekadar smartphone konvensional. Dengan satu perangkat, pengguna dapat beralih dari kebutuhan harian berbasis Android ke lingkungan kerja Linux, hingga pengalaman desktop penuh lewat Windows 11. Pendekatan ini menjadikan NexPhone sebagai produk yang menyasar segmen khusus, seperti pengembang, teknisi, hingga pengguna profesional yang membutuhkan mobilitas tinggi tanpa harus membawa laptop tambahan.
Keunggulan utama NexPhone terletak pada kemampuannya menjalankan tiga sistem operasi. Melalui NexOS, perangkat ini dapat digunakan sebagai smartphone Android 16 untuk penggunaan sehari-hari, mulai dari komunikasi, hiburan, hingga aplikasi produktivitas. Di dalam lingkungan Android tersebut, NexPhone juga mampu menjalankan Linux berbasis Debian, sehingga pengguna dapat mengakses tools pengembangan atau aplikasi Linux langsung dari satu perangkat.
Bagian yang paling mencuri perhatian adalah dukungan Windows 11. NexPhone memungkinkan pengguna untuk melakukan boot langsung ke Windows 11 versi Arm, bukan sekadar emulasi atau aplikasi virtual. Antarmukanya mengadopsi tata letak berbasis tile yang mengingatkan pada era Windows Phone, namun tetap menjalankan sistem Windows modern. Dengan menghubungkan NexPhone ke monitor, keyboard, dan mouse, pengguna dapat merasakan pengalaman layaknya menggunakan PC desktop dalam bentuk yang jauh lebih ringkas.
Dari sisi desain, NexPhone tidak mengejar tampilan premium yang mengkilap. Nex Computer justru menempatkan fokus pada ketahanan dan keandalan. Smartphone ini memenuhi standar militer MIL-STD-810H serta mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69K. Sehingga dirancang untuk bertahan di lingkungan kerja berat, termasuk paparan debu, air, dan kondisi ekstrem.
Layarnya berukuran 6,58 inci menggunakan panel LCD dengan resolusi 2403 x 1080 piksel dan refresh rate 120 Hz, dilapisi Gorilla Glass 3. Spesifikasi ini menunjukkan bahwa NexPhone lebih menitikberatkan daya tahan dan fungsionalitas dibandingkan kualitas visual kelas flagship. Untuk performa, perangkat ini mengandalkan SoC Qualcomm QCM6490 yang kompatibel dengan Windows Arm dan mendapat dukungan jangka panjang hingga 2036. SoC tersebut dipadukan dengan RAM 12 GB, GPU Adreno 643, serta penyimpanan internal 256 GB yang masih dapat diperluas melalui microSD.
NexPhone dibekali konektivitas yang cukup lengkap, mencakup Wi-Fi 6E, Bluetooth 5.2, NFC, serta port USB-C 3.1 dengan dukungan video-out. Nex Computer juga menyediakan opsi USB-C hub agar perangkat ini bisa langsung digunakan sebagai workstation mini. Dengan baterai berkapasitas 5.000 mAh, NexPhone dirancang untuk menopang aktivitas harian, dilengkapi pengisian cepat 18 W dan pengisian nirkabel.
Untuk kebutuhan fotografi dan komunikasi, NexPhone membawa kamera utama 64 MP yang ditemani kamera ultra-wide 13 MP, serta kamera depan 10 MP untuk video call. Meski tidak diposisikan sebagai smartphone flagship, spesifikasi tersebut dinilai cukup memadai untuk penggunaan profesional dan dokumentasi lapangan.
“Baca Juga: Rusia Garap Game Tandingan Call of Duty”
Nex Computer menegaskan bahwa NexPhone bukan ditujukan sebagai pengganti smartphone flagship arus utama. Perangkat ini lebih cocok sebagai smartphone sekunder yang tangguh. Sekaligus PC portabel bagi pengguna yang membutuhkan fleksibilitas Android, Linux, dan Windows dalam satu perangkat. NexPhone dibanderol dengan harga USD 549 atau sekitar Rp9 jutaan, dengan sistem pre-order yang sudah dibuka melalui deposit USD 199. Pengiriman perangkat dijadwalkan mulai kuartal ketiga 2026.
Dengan pendekatan unik ini, NexPhone membuka alternatif baru di pasar smartphone, menawarkan fungsi lintas platform yang jarang ditemukan pada perangkat mobile konvensional.