
Microsoft Umumkan Harga Surface Laptop 8 dan Pro 12
Isi cerita – Microsoft resmi memperkenalkan generasi terbaru perangkat komputer portabel mereka melalui Surface Laptop 8 dan Surface Pro 12. Pada tahap awal peluncuran, perusahaan baru menghadirkan varian khusus “for Business” untuk segmen bisnis dan profesional.
Model untuk konsumen umum dijadwalkan menyusul pada paruh kedua tahun 2026. Microsoft juga berencana menghadirkan versi dengan chipset Snapdragon X2 buatan Qualcomm dalam periode yang sama.
Peluncuran ini menjadi bagian dari strategi Microsoft memperkuat lini perangkat Surface di tengah persaingan laptop premium global. Perusahaan fokus menghadirkan perangkat dengan performa tinggi, dukungan AI, dan desain fleksibel.
“Baca Juga: Valve Bikin Steam Deck OLED Tak Lagi Ramah Kantong”
Kedua perangkat terbaru tersebut membawa peningkatan besar pada sektor hardware. Microsoft membekalinya dengan prosesor Intel Core Ultra Series 3 terbaru yang dirilis awal tahun ini.
Chip tersebut menggunakan nama sandi Panther Lake dan menjadi prosesor konsumen pertama Intel dengan teknologi fabrikasi Intel 18A atau 1,8 nanometer. Sebelumnya, teknologi tersebut hanya digunakan pada chip server Intel Xeon.
Microsoft Surface Laptop 8 hadir dengan desain laptop clamshell tradisional yang tetap mempertahankan ciri khas lini Surface. Microsoft menyediakan tiga pilihan ukuran layar, yaitu 13 inci, 13,8 inci, dan 15 inci.
Untuk model 13,8 inci dan 15 inci, Microsoft menggunakan panel IPS PixelSense Flow dengan refresh rate hingga 120Hz. Teknologi tersebut membuat animasi dan navigasi terasa lebih mulus dibanding layar standar.
Khusus model 15 inci, resolusi layar ditingkatkan menjadi 3.270 x 2.180 piksel. Kepadatan pikselnya juga meningkat dari 201 PPI menjadi 262 PPI.
Microsoft turut mengonfirmasi rencana peluncuran opsi layar OLED dalam beberapa bulan mendatang. Langkah ini mengikuti tren laptop premium yang mulai mengadopsi panel OLED untuk kualitas warna lebih baik.
Model 13 inci diposisikan sebagai perangkat paling portabel dalam seri terbaru ini. Varian tersebut hadir dengan layar anti-reflektif dan dukungan konektivitas WiFi 7.
Laptop ini juga mendukung pemrosesan AI secara on-device serta memakai SSD Gen 4 yang dapat dilepas pasang. Desain modular tersebut memudahkan proses perbaikan dan penggantian komponen.
Microsoft menghadirkan fitur baru bernama Privacy Screen pada model 13,8 inci dan 15 inci. Teknologi ini berfungsi mempersempit sudut pandang layar agar tidak mudah terlihat orang di sekitar pengguna.
Fitur tersebut mirip dengan teknologi Privacy Display pada Samsung Galaxy S26 Ultra. Pengguna dapat mengaktifkannya langsung melalui tombol F1 pada keyboard.
Dari sisi performa, Surface Laptop 8 tersedia hingga konfigurasi Intel Core Ultra X7 368H. Prosesor tersebut dipadukan dengan GPU terintegrasi Intel Arc B390.
Microsoft juga menyediakan dukungan RAM hingga 64GB untuk kebutuhan produktivitas berat dan multitasking profesional. Kombinasi ini ditujukan untuk pengguna bisnis dan kreator konten.
Peningkatan lain hadir melalui touchpad baru dengan teknologi haptic feedback di Windows 11. Sistem tersebut memberikan getaran halus ketika pengguna menyusun jendela aplikasi atau memindahkan objek di layar.
Touchpad haptic kini mulai menjadi tren pada laptop premium modern. Teknologi ini memberikan sensasi sentuhan lebih presisi dibanding touchpad mekanis konvensional.
Microsoft menilai fitur tersebut mampu meningkatkan pengalaman penggunaan sehari-hari. Apalagi Windows 11 kini semakin banyak mengandalkan interaksi berbasis gesture dan multitasking.
Selain laptop tradisional, Microsoft juga memperbarui lini komputer 2-in-1 mereka melalui Microsoft Surface Pro 12. Perangkat ini dapat digunakan sebagai tablet maupun laptop berkat keyboard yang bisa dilepas pasang.
Surface Pro 12 menggunakan prosesor Intel Panther Lake dengan pilihan Intel Core Ultra 5 335 dan Core Ultra 7 366H. Perangkat juga mendukung RAM LPDDR5X hingga 64GB.
Microsoft menyediakan dua opsi layar untuk perangkat ini, yaitu IPS dan OLED. Kedua varian mendukung refresh rate hingga 120Hz untuk pengalaman visual lebih mulus.
Model IPS dibekali baterai 47Wh, sedangkan versi OLED memakai baterai 53Wh. Kapasitas tersebut dirancang untuk mendukung mobilitas pengguna sepanjang hari.
Salah satu peningkatan terbesar generasi terbaru ini adalah dukungan konektivitas 5G sejak awal penjualan. Fitur tersebut memungkinkan pengguna tetap terhubung ke internet tanpa bergantung pada WiFi.
Surface Pro 12 juga mendukung berbagai metode input seperti sentuhan layar, stylus, keyboard, dan kontrol suara. Pendekatan ini membuat perangkat lebih fleksibel untuk kebutuhan kerja modern.
Namun, berbeda dari Surface Laptop 8, model Pro 12 belum mendapatkan fitur touchpad haptic terbaru. Microsoft tampaknya masih memprioritaskan fitur tersebut untuk lini laptop tradisional.
“Baca Juga: Steam Machine Kabarnya Dibanderol Lebih dari $1000″
Microsoft memasarkan perangkat Surface terbaru dengan harga berbeda sesuai konfigurasi spesifikasi. Model paling terjangkau adalah Surface Laptop 8 ukuran 13 inci dengan RAM 16GB atau 24GB.
Perangkat tersebut dijual mulai 1.499 dolar AS atau sekitar Rp26,5 juta. Sementara Surface Laptop 8 dan Surface Pro 12 versi standar dibanderol mulai 1.949 dolar AS atau sekitar Rp34,5 juta.
Untuk varian Surface Pro 12 dengan dukungan konektivitas 5G, harga resminya mencapai 2.249,99 dolar AS atau sekitar Rp39,8 juta. Harga tersebut menempatkannya di segmen premium bisnis.
Surface Laptop 8 dengan fitur Privacy Screen dijual mulai 2.549 dolar AS atau sekitar Rp42 juta. Microsoft tampaknya membidik pengguna profesional yang membutuhkan keamanan data tambahan.
Selain model yang sudah diumumkan, Microsoft juga disebut akan menghadirkan Surface Laptop 13 inci dengan RAM 8GB pada akhir tahun ini. Varian tersebut diperkirakan dibanderol mulai 1.299,99 dolar AS atau sekitar Rp23 juta.
Peluncuran generasi terbaru Surface menunjukkan fokus Microsoft pada perangkat premium berbasis AI dan produktivitas modern. Persaingan laptop bisnis diprediksi semakin ketat sepanjang 2026.