Jabatan Duta Maritim Dianggap Sebagai Bentuk Penghargaan
Dalam keterangannya kepada media, Verrell menegaskan bahwa gelar Duta Maritim bukanlah jabatan formal. Ia menyebutnya sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam mendukung isu-isu kelautan dan sosial. “Sebagai Duta Maritim, saya diharapkan menjadi corong dalam menggaungkan program-program Angkatan Laut,” ujar Verrell saat ditemui di Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada 19 Juli 2025. Ia juga menambahkan bahwa dirinya menerima penunjukan ini secara sukarela. Tidak ada kontrak atau gaji yang menyertai amanah tersebut.
Verrell Tegaskan Tidak Terima Gaji Sepeser Pun
Untuk menghindari kesalahpahaman publik, Verrell menekankan bahwa perannya sebagai Duta Maritim tidak bersifat komersial. Ia menyatakan bahwa seluruh kegiatannya dalam kapasitas tersebut dilakukan tanpa bayaran. “Agar tidak terjadi kesalahpahaman, saya tegaskan, saya menerima gelar ini secara sukarela dan tanpa gaji sepeserpun,” ucapnya. Pernyataan ini sekaligus menunjukkan komitmen Verrell terhadap pengabdian sosial dan nasionalisme, di luar kepentingan materi. Ia berharap peran ini bisa menginspirasi banyak orang untuk lebih peduli pada isu-isu kelautan dan menjaga kelestarian sumber daya laut Indonesia secara berkelanjutan.
Kegiatan Perdana Akan Libatkan Anak Berkebutuhan Khusus
Verrell dijadwalkan memulai tugasnya sebagai Duta Maritim pada 21 Juli 2025. Kegiatan perdana ini berbentuk acara amal yang melibatkan anak-anak berkebutuhan khusus, serta menghadirkan Chef Bobon Santoso sebagai rekan kolaborasi. Dalam kegiatan tersebut, Verrell berencana berbagi keterampilan seni dan pendidikan. “Nanti saya akan mengajarkan anak-anak hal yang saya bisa. Misalnya, akting atau seni lainnya. Atau, mengajarkan mereka bahasa Inggris,” jelasnya. Acara ini sekaligus menjadi contoh bagaimana peran Duta Maritim dapat dijalankan secara inklusif dan edukatif.
“Baca Juga: ChatGPT Agent Meluncur, AI Siap Jalankan Tugas Otomatis”
Peran Figur Publik Dukung Diplomasi Maritim Indonesia
Penunjukan Verrell Bramasta mencerminkan pendekatan baru Komando Armada RI dalam menyosialisasikan program maritim nasional. Melibatkan figur publik dipercaya mampu menjangkau audiens lebih luas, terutama generasi muda.
Dengan latar belakangnya sebagai aktor, konten kreator, dan aktivis sosial, Verrell diharapkan dapat menjadi jembatan antara institusi militer dan masyarakat sipil. Perannya dinilai penting untuk membangun kesadaran akan potensi maritim Indonesia di masa depan. Ke depan, peran Duta Maritim kemungkinan akan diperluas melalui kegiatan edukasi, kampanye lingkungan laut, serta promosi budaya bahari ke kancah internasional.

