
Uya Kuya Buka Suara soal Isu Perawatan Kucingnya
Isi cerita – Setelah rumahnya dijarah massa pada akhir Agustus lalu, Uya Kuya kembali menjadi sorotan. Kali ini bukan hanya karena kerugian materiil, tetapi karena tudingan warganet yang menyebut kucing-kucing peliharaannya tidak dirawat dengan baik. Dugaan tersebut mencuat setelah beberapa kucingnya ditemukan dalam kondisi kurang prima usai penjarahan.
“Baca Juga: Tarif Cukai Rokok Naik 57 Persen, Purbaya Yudhi Beri Tanggapan”
Menanggapi hal tersebut, Uya memberikan klarifikasi langsung. Ia membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa semua kucingnya dalam keadaan sehat sebelum insiden penjarahan. “Enggak ada, semua sehat, dan bisa dilihat kan kucing yang kembali, gemuk-gemuk,” tegasnya saat ditemui di Polres Jakarta Timur.
Uya menekankan bahwa perawatan kucing-kucingnya tidak asal-asalan. Ia bekerja sama dengan dokter hewan profesional yang secara rutin memantau kondisi kesehatan hewan peliharaannya. “Orang-orang yang kenal saya, dokter yang mengurus kucing saya tahu bagaimana saya merawat kucing dengan baik,” ujarnya.
Menurut Uya, tuduhan miring yang beredar di media sosial tidak berdasar dan tidak mencerminkan kenyataan. Ia meyakini bahwa hewan peliharaannya dirawat dengan standar yang layak, baik dari sisi kebersihan, kesehatan, maupun kesejahteraan.
Meskipun merasa dirugikan secara moral oleh tuduhan tersebut, Uya memutuskan untuk tidak membawa kasus ini ke ranah hukum. Ia menganggap tudingan tersebut sebagai bagian dari dinamika publik yang harus dihadapi oleh seorang figur publik.
“Kalau dilihat di luar itu yang menggoreng-goreng dengan berita miring, saya juga tidak mau meneruskan atau melaporkan,” katanya. Uya menilai, mengambil langkah hukum hanya akan memperpanjang polemik yang tidak produktif.
Menduga ada pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan situasi pasca-penjarahan untuk menjatuhkan citranya. Ia merasa ada upaya untuk “memancing keributan” di tengah perhatian media terhadap insiden yang menimpanya.
“Saya tahu mungkin ada orang yang ingin memancing biar seru, manfaatkan berita ini, bilang apa-apa tentang saya, ya terserah saja,” ungkapnya. Meskipun begitu, ia tetap berusaha tenang dan tidak terpancing emosi.
“Baca Juga: Biaya Visa H-1B Naik Jadi Rp 1,6 Miliar di Era Trump”
Saat ini, Uya dan timnya masih fokus pada pemulihan kondisi rumah serta pencarian sisa tiga kucing yang belum kembali. Dari total 23 kucing peliharaannya, tiga ekor masih belum ditemukan: Ken, Sora, dan Miss America.
Meski diterpa berbagai tuduhan, Uya tetap menunjukkan komitmennya sebagai pecinta hewan. Ia berharap masyarakat dapat melihat secara utuh bagaimana dirinya memperlakukan hewan peliharaan, bukan hanya dari potongan informasi yang beredar di media sosial.