
Galaxy Z Flip7 FE Andalkan Exynos 2400 dan Gaya Ringkas
Isi cerita – Samsung akhirnya meluncurkan Galaxy Z Flip7 FE, varian pertama dari lini smartphone lipat seri Z yang mengusung label “Fan Edition.” Ini menjadi jawaban bagi konsumen yang menginginkan pengalaman ponsel lipat dengan harga lebih terjangkau. Meskipun membawa desain yang sangat mirip dengan Galaxy Z Flip6, Flip7 FE hadir dengan beberapa penyesuaian spesifikasi untuk menekan harga jual.
“Baca Juga: Stalker 2 Perluas Rilis ke PS5, Buka Akses Lebih Luas”
Galaxy Z Flip7 FE dirancang untuk menjembatani kebutuhan pengguna antara performa tinggi dan efisiensi harga. Ini juga menjadi strategi Samsung untuk memperluas adopsi perangkat foldable ke segmen yang lebih luas, mengikuti tren peluncuran versi FE di lini Galaxy S sebelumnya.
Di sektor performa, Galaxy Z Flip7 FE dibekali chipset Exynos 2400, SoC yang juga digunakan pada Galaxy S24 versi internasional. Chipset ini menawarkan performa tinggi dengan efisiensi daya yang lebih baik dibanding generasi sebelumnya. Namun, berbeda dari Flip7 reguler yang menggunakan RAM 12GB, varian FE hanya dibekali RAM 8GB.
Penyimpanan internal terbatas hingga 256GB tanpa dukungan ekspansi microSD, yang berarti pengguna perlu mempertimbangkan manajemen penyimpanan sejak awal. Varian dasar hadir dalam kombinasi 8/128GB, sementara versi 8/256GB dijual dengan selisih harga lebih kecil dibanding model reguler.
Meski menyandang status “FE,” Galaxy Z Flip7 FE tetap mempertahankan desain premium. Saat dilipat, perangkat memiliki ketebalan 14,9 mm dan hanya 6,9 mm saat dibuka. Bobotnya tetap ringan di angka 187 gram, menjadikannya salah satu ponsel lipat paling portabel di kelasnya.
Layar utama berukuran 6,7 inci, menggunakan panel AMOLED fleksibel, sementara layar cover-nya berukuran 3,4 inci dalam bentuk kotak. Samsung membekali bodi perangkat dengan lapisan Gorilla Glass Victus 2 serta frame berbahan Armor Aluminum untuk meningkatkan ketahanan fisik perangkat dari benturan ringan dan goresan.
Dari segi durabilitas, Galaxy Z Flip7 FE mengantongi sertifikasi IP48. Ini menandakan perlindungan terhadap debu dan cipratan air, sesuai standar ponsel lipat generasi terbaru dari Samsung. Meskipun bukan perlindungan ekstrem, rating ini cukup memberi rasa aman untuk penggunaan harian.
Menariknya, perangkat ini langsung menjalankan One UI 8 berbasis Android 16 saat dinyalakan pertama kali. Ini menempatkannya sebagai salah satu perangkat Samsung pertama yang mengadopsi sistem operasi generasi terbaru, memberikan akses ke fitur keamanan dan personalisasi yang lebih baik sejak hari pertama.
“Baca Juga: Samsung Rilis Galaxy Watch8 Series dengan Fitur Kesehatan Baru”
Galaxy Z Flip7 FE dibekali kamera utama 50MP dengan Optical Image Stabilization (OIS), kamera ultra-wide 12MP, dan kamera depan 10MP. Meskipun tidak mendukung perekaman video HDR seperti versi reguler, konfigurasi ini tetap mumpuni untuk kebutuhan foto harian dan konten media sosial.
Samsung menawarkan Flip7 FE dalam dua pilihan warna klasik: Hitam dan Putih. Tidak tersedia varian warna eksklusif daring seperti yang biasa ditawarkan untuk model flagship. Untuk harga, versi 8/128GB dijual sekitar USD 200 lebih murah dari Flip7 standar, sementara versi 8/256GB lebih murah sekitar USD 140. Strategi harga ini menjadikan Galaxy Z Flip7 FE sebagai alternatif menarik di pasar foldable yang semakin kompetitif.