
Usai Bebas, Fariz RM Pilih Bertobat dan Hijrah
Isi cerita – Musisi Fariz RM kini kembali menghirup udara bebas setelah menyelesaikan masa hukuman terkait kasus narkoba. Penyanyi yang dikenal melalui lagu Sakura itu mengaku sedang menjalani proses perubahan dalam hidupnya. Fariz RM menyatakan bahwa dirinya berusaha memperbaiki diri setelah keluar dari penjara. Ia menyebut proses tersebut sebagai bentuk hijrah dalam kehidupannya. Kuasa hukumnya, Deolipa Yumara, menjelaskan bahwa perubahan itu sudah mulai terlihat sejak Fariz menjalani masa hukuman. Menurutnya, kliennya menjalani proses refleksi selama berada dalam tahanan.
“Baca Juga: Tom Holland dan Zendaya Disebut Sudah Menikah”
Deolipa mengatakan masa hukuman tersebut menjadi momentum bagi Fariz untuk mengevaluasi kehidupannya. Ia menyebut pengalaman tersebut membawa perubahan dalam cara pandang sang musisi. “Sejak di ‘diklat’ enam sampai tujuh bulan itu sudah berubah. Memang sudah bertobat, hanya belum terpublikasi dengan baik,” kata Deolipa. Fariz RM juga membenarkan bahwa dirinya kini berusaha menjalani hidup dengan pendekatan yang berbeda. Ia mengatakan proses hijrah tersebut meliputi berbagai aspek kehidupan pribadi.
Fariz RM menjelaskan bahwa hijrah yang ia jalani mencakup perubahan dalam aktivitas sehari-hari. Salah satu perubahan yang ia lakukan adalah membatasi penggunaan media sosial. Ia juga mengaku mengurangi aktivitas pergaulan yang sebelumnya cukup luas. Menurut Fariz, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memperbaiki diri. Fariz menyebut konsep hijrah sebagai bentuk mencari jalan keluar ketika menghadapi kesulitan hidup. Ia mengaitkan keputusan tersebut dengan ajaran agama yang ia pahami.
Menurutnya, pesan tersebut menjadi pedoman ketika seseorang menghadapi masalah yang sulit diselesaikan. Ia merasa langkah hijrah menjadi pilihan untuk memulai kehidupan baru. “Ini saya hijrah. Hijrah dari profesi, hijrah dari media sosial, dan hijrah dari pergaulan,” kata Fariz. Meski menyebut hijrah dari profesi, Fariz tetap menegaskan bahwa dirinya masih ingin berkarya di dunia musik. Namun ia kini lebih selektif dalam menjalani aktivitas di industri hiburan.
Fariz RM mengatakan bahwa saat ini ia lebih banyak meluangkan waktu untuk kegiatan spiritual. Ia ingin lebih mendekatkan diri kepada Tuhan setelah melewati masa sulit. Musisi kelahiran 1959 tersebut menyebut dirinya berasal dari keluarga yang religius. Namun pengalaman yang baru saja ia alami membuatnya ingin memperdalam kehidupan spiritual.
Menurut Fariz, saat ini ia memilih menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber utama pembelajaran spiritual. Ia juga menyatakan ingin menjadikan Tuhan sebagai guru spiritualnya. “Saya sangat termasuk keluarga yang cukup religius. Tapi sekarang saya fokus mendekatkan diri kepada Allah SWT dan Al-Quran,” ujar Fariz. Selain memperkuat kehidupan spiritual, Fariz juga berusaha menjalani hidup lebih sederhana. Ia mengatakan ingin mengurangi tekanan yang sebelumnya datang dari berbagai aktivitas. Langkah tersebut menjadi bagian dari proses refleksi yang ia jalani setelah menyelesaikan masa hukumannya.
Setelah bebas dari penjara pada 15 Februari 2026, Fariz RM kembali tampil di hadapan publik. Ia menjalani penampilan perdananya dalam acara Jazz Ramadan with The Composer 2026. Acara tersebut berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, pada 28 Februari 2026. Penampilan itu menjadi momen penting bagi Fariz setelah menyelesaikan masa hukumannya. Fariz menjelaskan bahwa acara tersebut juga menjadi bentuk rasa syukur. Kegiatan tersebut diselenggarakan bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Dalam acara itu, panitia juga mengundang anak yatim untuk berbuka puasa bersama. Fariz menilai kegiatan tersebut memiliki makna spiritual bagi dirinya.
Menurutnya, acara tersebut sekaligus menjadi momen refleksi setelah menyelesaikan masa hukuman. Ia merasa bersyukur karena dapat kembali berkarya di dunia musik. “Syukuran itu sekaligus syukuran saya selesai menjalani masa ‘diklat’. Alhamdulillah masa itu sudah berlalu,” kata Fariz. Penampilan tersebut menjadi tanda bahwa Fariz kembali aktif di dunia musik setelah menjalani masa tahanan.
“Baca Juga: Highguard Hentikan Server Kurang dari Sebulan”
Setelah kembali ke dunia musik, Fariz RM mengaku mulai mempersiapkan karya baru. Ia mengatakan sedang merencanakan pembuatan single atau album terbaru. Namun Fariz belum mengungkapkan detail mengenai proyek musik tersebut. Ia menyatakan masih membutuhkan waktu untuk menata kembali kehidupannya.
Menurut Fariz, saat ini ia ingin fokus pada proses kreatif tanpa terlalu memikirkan hal lain. Urusan manajemen dan aktivitas profesional diserahkan kepada pihak manajemennya. Pengelolaan kariernya kini ditangani oleh PT Difa Kreasi Gemilang. Dengan dukungan manajemen tersebut, Fariz dapat lebih fokus pada kegiatan bermusik. “Saya sekarang ingin fokus bermain musik dan berkarya. Hal-hal lain sudah diurus oleh manajemen,” ujar Fariz.
Sebelumnya, Fariz RM ditangkap pada 18 Februari 2025 di Bandung terkait kasus narkoba. Polisi menemukan barang bukti berupa sabu dan ganja saat penangkapan tersebut. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kemudian menjatuhkan vonis 10 bulan penjara pada 11 September 2025. Fariz menjalani masa hukuman di Rumah Tahanan Salemba. Setelah menyelesaikan masa hukuman, Fariz kini berusaha memulai babak baru dalam kehidupannya. Ia berharap dapat kembali berkarya sambil menjalani kehidupan yang lebih baik.