
Raja Koduri Resmi Bergabung dengan Startup GPU Oxmiq Labs
Isi cerita – Raja Koduri, mantan kepala divisi GPU Intel sekaligus arsitek GPU di AMD, resmi bergabung dengan Oxmiq Labs. Startup ini bergerak di bidang pengembangan teknologi GPU dan kecerdasan buatan (AI). Kehadiran Koduri membawa pengalaman puluhan tahun yang sangat berharga, mengingat ia merupakan salah satu sosok penting di balik perkembangan GPU modern. Dengan visi besar Oxmiq, Raja Koduri diharapkan bisa membantu perusahaan ini bersaing di pasar GPU yang kompetitif dan dinamis.
“Baca Juga: Player Street Fighter 6 Meningkat Sejak Kostum Baru Chun-Li Dirilis”
Oxmiq Labs mengusung strategi unik bernama “Atom to Agent” dalam mengembangkan GPU. Artinya, mereka tidak sekadar memodifikasi GPU yang sudah ada, melainkan merancang ulang seluruh ekosistem GPU dari tingkat transistor terkecil hingga sistem AI tingkat tinggi. Pendekatan ini menjanjikan produk GPU yang jauh lebih efisien dan fleksibel. Strategi ini juga mencerminkan ambisi Oxmiq untuk menghadirkan teknologi GPU yang mampu mengakomodasi kebutuhan komputasi modern dan masa depan secara lebih menyeluruh.
Salah satu inovasi utama Oxmiq adalah OXCORE, sebuah core GPU modular yang menggabungkan unit Scalar, Vector, dan Tensor dalam satu desain. Ini memungkinkan GPU tersebut mendukung berbagai skenario komputasi, termasuk nano agents dan akselerasi bahasa pemrograman Python. Menariknya, aplikasi berbasis CUDA di Python yang sebelumnya eksklusif untuk perangkat NVIDIA kini dapat berjalan di perangkat non-NVIDIA tanpa perlu modifikasi kode. Selain OXCORE, Oxmiq juga mengembangkan OXQUILT, yaitu arsitektur chiplet yang memungkinkan kombinasi fleksibel antara elemen komputasi, memori, dan interkoneksi. Arsitektur ini dirancang untuk menekan biaya produksi sekaligus mempercepat waktu pengembangan.
Oxmiq Labs tidak akan memproduksi hardware GPU secara langsung. Sebagai gantinya, mereka akan menjual lisensi desain IP (intellectual property) GPU yang telah dikembangkan. Model bisnis ini menghindarkan perusahaan dari biaya besar yang biasanya dibutuhkan untuk membangun pabrik dan lini produksi. Selain itu, pendekatan ini memungkinkan Oxmiq berfokus pada riset dan pengembangan teknologi, serta memperluas pasar dengan bekerja sama bersama berbagai produsen yang bisa memakai lisensi mereka untuk membuat GPU.
“Baca Juga: Exynos 1680 Muncul di Benchmark, Bawa Performa GPU Lebih Ganas”
Oxmiq Labs dibangun oleh para veteran industri GPU dan AI dengan pengalaman gabungan lebih dari 500 tahun serta ratusan paten. Tim ini sangat solid dan kompeten dalam bidangnya. Oxmiq telah memperoleh pendanaan awal sebesar USD 20 juta, termasuk dari investor besar seperti MediaTek. Visi perusahaan adalah menjadi pemain GPU terbesar dari Silicon Valley dalam 25 tahun terakhir. Menghidupkan kembali persaingan dan inovasi yang sudah lama kurang terlihat di kawasan tersebut.