
Game RPG Avatar: The Last Airbender Dibatalkan Paramount
Isi cerita – Pembentukan Paramount Games Studio sempat memunculkan harapan besar di kalangan penggemar video game. Dengan sejumlah franchise populer yang berada di bawah naungan perusahaan, banyak pihak menantikan berbagai proyek baru yang dapat memperluas semesta hiburan Paramount ke industri game.
Namun, di balik pengumuman ambisi besar tersebut, Paramount juga membawa kabar yang kurang menggembirakan. Studio baru itu mengonfirmasi bahwa proyek RPG Avatar: The Last Airbender yang sempat diumumkan beberapa waktu lalu sudah tidak lagi berada dalam tahap pengembangan.
Informasi tersebut disampaikan setelah Paramount Games Studio memperkenalkan arah bisnis dan daftar franchise utama yang akan menjadi fokus perusahaan. Bagi penggemar Avatar, kabar ini tentu menjadi pukulan karena proyek tersebut sebelumnya digadang-gadang sebagai video game terbesar yang pernah dibuat berdasarkan dunia Avatar.
“Baca Juga: Gears of War: E-Day Resmi Jadi Game Eksklusif Xbox”
Keputusan menghentikan pengembangan RPG tersebut juga menunjukkan bahwa tidak semua proyek besar mampu bertahan hingga tahap perilisan. Industri game modern semakin kompetitif dan menuntut investasi besar, sehingga berbagai proyek ambisius sering kali menghadapi perubahan arah atau bahkan dibatalkan sepenuhnya.
Meski begitu, Paramount menegaskan bahwa franchise Avatar tetap memiliki posisi penting dalam rencana jangka panjang perusahaan. Karena itu, peluang hadirnya game baru di masa depan masih terbuka.
Tak lama setelah mengumumkan Teenage Mutant Ninja Turtles: The Last Ronin di Summer Game Fest 2026, Paramount Games Studio mulai menjelaskan strategi yang akan mereka jalankan.
Studio tersebut menyebut empat franchise utama yang akan menjadi fokus pengembangan mereka, yaitu Teenage Mutant Ninja Turtles, SpongeBob SquarePants, Star Trek, dan Avatar: The Last Airbender.
Keempat nama tersebut dipilih karena memiliki basis penggemar yang besar dan telah berkembang melalui berbagai media, mulai dari serial televisi, film, hingga komik. Paramount ingin memanfaatkan popularitas tersebut untuk memperkuat kehadiran mereka di industri game.
Namun, pengumuman mengenai franchise utama itu juga dibarengi dengan informasi mengejutkan mengenai proyek Avatar yang sebelumnya sempat diumumkan. Dalam wawancara dengan Game File, Head of Creative Paramount Games Studio, Shawn Kittelsen, mengonfirmasi bahwa RPG Avatar tidak lagi dikembangkan.
Menurut Kittelsen, proyek tersebut bahkan sudah tidak berada dalam tahap produksi ketika Paramount Games Studio resmi mulai beroperasi. Dengan kata lain, studio baru itu tidak pernah mengambil alih atau melanjutkan pengembangan proyek yang sebelumnya dirancang.
Pernyataan tersebut sekaligus mengakhiri berbagai spekulasi mengenai status RPG Avatar yang selama beberapa waktu tidak lagi mendapatkan pembaruan informasi.
Sebelumnya, proyek RPG Avatar: The Last Airbender sempat menarik perhatian besar karena dikerjakan oleh Saber Interactive. Studio tersebut dikenal melalui sejumlah game besar dan dipercaya mampu menggarap proyek berskala AAA.
Game itu dipromosikan sebagai video game terbesar dalam sejarah franchise Avatar. Selain itu, proyek tersebut juga direncanakan menjadi bagian dari semesta Avatar Legends yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir.
Konsep tersebut membuat banyak penggemar berharap dapat menjelajahi dunia Avatar dalam skala yang belum pernah ada sebelumnya. Mereka membayangkan sebuah RPG besar yang menghadirkan elemen eksplorasi, pertarungan, dan cerita mendalam.
Namun, harapan tersebut kini harus tertunda. Shawn Kittelsen menjelaskan bahwa proyek itu sudah dihentikan sebelum Paramount Games Studio mulai menjalankan operasinya.
Meski tidak menjelaskan alasan spesifik di balik penghentian pengembangan, Kittelsen menegaskan bahwa Avatar tetap menjadi salah satu properti intelektual terpenting bagi perusahaan.
Karena itu, kemungkinan hadirnya proyek baru masih terbuka. Paramount menyatakan mereka siap mengembangkan game AAA baru berdasarkan dunia Avatar apabila menemukan tim dan momentum yang tepat.
Pernyataan tersebut memberi secercah harapan bagi para penggemar. Meskipun proyek sebelumnya berakhir, peluang untuk melihat petualangan baru di dunia Avatar masih belum tertutup.
Kittelsen menekankan bahwa penghentian proyek RPG tidak berarti Paramount kehilangan minat terhadap Avatar: The Last Airbender. Sebaliknya, perusahaan masih melihat franchise tersebut sebagai salah satu aset terbesar mereka.
Avatar memiliki sejarah panjang dan basis penggemar yang terus berkembang. Selain serial animasi original, dunia Avatar juga diperluas melalui novel, komik, serial baru, hingga proyek film yang sedang dipersiapkan.
Potensi tersebut membuat banyak pihak yakin bahwa Paramount akan kembali mencoba menghadirkan game baru di masa depan. Dunia Avatar memiliki elemen yang sangat cocok untuk diadaptasi menjadi game RPG maupun action-adventure modern.
Kemampuan mengendalikan elemen, konflik antarbangsa, serta karakter-karakter ikonik menjadi fondasi kuat yang dapat diterjemahkan ke dalam pengalaman bermain yang menarik.
Namun, Paramount tampaknya tidak ingin terburu-buru. Mereka ingin memastikan proyek berikutnya memiliki tim pengembang yang tepat dan visi kreatif yang jelas.
Pendekatan tersebut dapat dipahami mengingat ekspektasi terhadap game Avatar selalu sangat tinggi. Penggemar tentu berharap proyek berikutnya mampu memberikan kualitas yang sepadan dengan popularitas franchise tersebut.
“Baca Juga: vivo X Fold6 Siap Debut dengan Dimensity 9500 Super Edition”
Kabar pembatalan ternyata tidak hanya menimpa RPG Avatar. Paramount juga mengonfirmasi bahwa Teenage Mutant Ninja Turtles: The Last Ronin yang diumumkan di Summer Game Fest 2026 bukanlah kelanjutan dari proyek sebelumnya.
Sebelumnya, THQ Nordic dan Black Forest Games pernah mengumumkan game dengan judul yang sama. Namun, setelah cukup lama tanpa perkembangan berarti, status proyek tersebut mulai dipertanyakan.
Kini, Paramount memastikan bahwa versi lama The Last Ronin tidak lagi dikembangkan. Artinya, proyek yang kini berada di bawah Paramount Games Studio merupakan game yang sepenuhnya baru.
Game baru tersebut akan dibangun dengan visi kreatif yang berbeda dari rencana sebelumnya. Paramount ingin menghadirkan interpretasi baru terhadap kisah The Last Ronin yang dikenal sebagai salah satu cerita paling gelap dalam sejarah Teenage Mutant Ninja Turtles.
Konfirmasi ini menunjukkan bahwa Paramount Games Studio sedang membangun fondasi baru untuk seluruh lini game mereka. Beberapa proyek lama memang harus berakhir, tetapi perusahaan tampaknya ingin memastikan bahwa setiap game yang dirilis nantinya memiliki arah yang jelas dan kualitas yang sesuai dengan ekspektasi penggemar.
Dengan fokus pada franchise besar seperti Avatar, Teenage Mutant Ninja Turtles, SpongeBob SquarePants, dan Star Trek, Paramount kini memiliki peluang untuk menjadi salah satu pemain penting di industri game pada masa mendatang.