
Dan Houser Jelaskan Alasan GTA Selalu Berlokasi di Amerika
Isi cerita – Grand Theft Auto (GTA) telah menjadi salah satu game yang paling ikonik di dunia. Dengan dunia terbuka yang luas, beragam aktivitas, dan aksi tembak-tembakan, GTA memberikan pengalaman berbeda bagi para gamer. Salah satu ciri khas seri ini adalah penggunaan kota fiksi yang terinspirasi dari kota-kota nyata di Amerika Serikat, seperti Liberty City yang terinspirasi dari New York, Vice City yang terinspirasi dari Miami, dan Los Santos yang terinspirasi dari Los Angeles. Lalu, apa sebenarnya alasan di balik pilihan kota-kota ini?
“Baca Juga: Apple Didesak Buka Akses App Store Pihak Ketiga di Jepang”
Dalam sebuah wawancara eksklusif di podcast Lex Fridman, Dan Houser, Co-Founder Rockstar Games, menjelaskan alasan mengapa GTA selalu memilih setting di kota-kota fiksi di Amerika Serikat. Menurut Houser, kota-kota tersebut sangat cocok dengan tema-tema yang ingin disampaikan dalam game, terutama mengenai sindiran terhadap budaya Amerika. Dengan perpaduan antara tampilan glamor dan kenyataan gelap di baliknya, kota-kota seperti Miami menjadi bahan yang sempurna untuk menggambarkan dunia yang kompleks dan penuh kontras.
Dan Houser lebih lanjut menjelaskan bahwa kota-kota seperti Miami, New York, dan Los Angeles memberikan kontras yang menarik bagi dunia permainan. Kota-kota ini menggambarkan dua sisi yang bertolak belakang: di satu sisi. Mereka tampak glamor dan penuh kemewahan, namun di sisi lain mereka juga menyembunyikan sisi gelap yang penuh dengan kejahatan dan ketegangan sosial. Hal ini membuatnya menjadi latar yang ideal untuk mengeksplorasi berbagai tema yang terkait dengan budaya Amerika, seperti ketamakan, kekerasan, dan impian besar yang sering kali berakhir dengan kegagalan.
Menurut Houser, jika game ini diadaptasi ke kota selain di Amerika. Ia merasa hal tersebut tidak akan memberikan dampak yang sama. Kombinasi antara budaya “Americana” yang mendalam dan karakter-karakter besar yang menjadi ciri khas GTA membuat latar di Amerika menjadi sangat cocok untuk mendukung cerita dan gameplay yang ada.
Meski ada upaya ekspansi ke luar Amerika, seperti game GTA London 1969 yang dirilis pada tahun 1999, Houser mengungkapkan bahwa tim Rockstar tidak terlalu tertarik untuk membawa seri GTA ke kota-kota internasional. Menurut Houser, meskipun GTA London adalah proyek yang menyenangkan dan berbeda, hal itu tetap terasa lebih sebagai percakapan kecil daripada suatu hal yang serius untuk evolusi besar dari seri GTA.
Sebagai developer, tim Rockstar merasa bahwa elemen-elemen yang ada dalam dunia GTA, seperti senjata api, kepribadian karakter yang besar, dan konflik yang ada. Sangat erat kaitannya dengan budaya Amerika. Mengambil setting di kota lain seperti London, menurut Houser. Akan mengubah dinamika permainan dan tidak akan memberikan hasil yang sama kuatnya.
GTA selalu mencerminkan banyak unsur dari budaya Amerika, atau yang lebih dikenal dengan sebutan “Americana”. Menurut Dan Houser, hal ini menjadi inti dari pengalaman bermain GTA, yang melibatkan eksplorasi dunia yang beragam namun penuh kontras. Elemen-elemen seperti dunia kriminal, penggunaan senjata api. Dan narasi yang mengangkat kehidupan jalanan sangat berkaitan dengan realitas yang ada di kota-kota besar di Amerika.
Karakternya yang sering kali berpribadi besar dan tak kenal takut juga memberikan nuansa khas Amerika yang sangat kuat. Oleh karena itu, Rockstar merasa bahwa memindahkan game ke kota lain di luar Amerika akan sangat sulit. Karena budaya dan elemen-elemen tersebut sangat terkait dengan identitas Amerika.
“Baca Juga: iPhone Air Siap Diperbarui dengan Dual Kamera, Apple Tanggapi Permintaan”
Keberhasilan GTA tidak terlepas dari pilihan kota-kota yang menjadi latar cerita. Kombinasi antara setting kota yang kuat dan karakter-karakter yang hidup di dalamnya memberikan kedalaman yang unik bagi game ini. Setiap kota yang ada dalam seri GTA, meskipun fiksi. Memiliki daya tarik dan cerita yang terasa nyata dan relevan dengan kehidupan di kota-kota besar di Amerika Serikat.
Ke depan, meskipun ada spekulasi tentang kemungkinan setting kota internasional di seri GTA. Tidak dapat dipungkiri bahwa elemen “Americana” tetap menjadi daya tarik utama bagi para penggemar game ini. Dengan perkembangan teknologi dan tren industri game. Kemungkinan besar Rockstar akan terus mempertahankan gaya ini. Menciptakan dunia GTA yang tetap identik dengan budaya Amerika, namun tetap menarik bagi audiens global.
Dengan fokus pada kota-kota yang berakar kuat dalam budaya Amerika. GTA terus menawarkan pengalaman yang tidak hanya menyentuh aspek hiburan, tetapi juga memberikan sindiran sosial yang tajam terhadap masyarakat modern.