
Assassin’s Creed Berikutnya Akan Hadirkan Lebih Banyak Parkour
Isi cerita – Ubisoft mengonfirmasi bahwa elemen parkour akan lebih menonjol di seri Assassin’s Creed mendatang. Hal ini dianggap penting untuk mengembalikan identitas franchise yang sempat tergeser oleh fokus pada open world skala besar. Keputusan ini muncul setelah evaluasi internal terhadap pengalaman pemain dan masukan komunitas, terutama penggemar lama yang merindukan navigasi vertikal dari atap ke atap yang khas di kota-kota bersejarah.
“Baca Juga: Paramount Tawar Lebih Tinggi untuk Warner Bros Dibanding Netflix”
Menurut Simon Lemay-Comtois, Game Director AC Shadows, fitur parkour sempat terlupakan karena beberapa game terakhir mengutamakan traversal horizontal. Skala dunia yang semakin luas menjadi alasan di balik perubahan ini. “Pemain lama memiliki pengalaman memorable menjelajahi kota di Italia dengan parkour vertikal,” ujar Simon dalam wawancara dengan GamesRadar. Ubisoft berencana menghadirkan kembali sensasi itu tanpa mengorbankan eksplorasi dunia terbuka yang lebih besar.
Selain parkour, Ubisoft juga mempertahankan sistem dual protagonis yang diperkenalkan sejak AC Odyssey. Menurut Simon, sistem ini tetap relevan selama mendukung narasi dan setting dunia. Meskipun keberadaan dua karakter bisa membagi penggemar, developer menilai fitur ini memberi variasi gaya bermain yang dibutuhkan oleh pemain modern. Hal ini menunjukkan bahwa Ubisoft berupaya menjaga keseimbangan antara inovasi dan elemen klasik franchise.
Sementara parkour dan dual protagonis menjadi fokus, Ubisoft belum menyinggung sistem RPG yang mulai digunakan sejak AC Odyssey. Sistem ini dianggap kontroversial karena membagi fans menjadi dua kubu: mereka yang mendukung gameplay berbasis level dan mereka yang lebih menyukai mekanik stealth klasik. Keputusan ini menimbulkan spekulasi apakah Ubisoft akan menyesuaikan RPG atau tetap mempertahankan sistem tersebut di seri mendatang.
Kembalinya parkour di Assassin’s Creed diperkirakan akan meningkatkan daya tarik bagi penggemar lama yang merindukan pengalaman klasik. Elemen traversal vertikal yang diperkuat akan memberi sensasi menjelajahi kota bersejarah lebih hidup dan interaktif. Ubisoft berharap kombinasi parkour, dual protagonis, dan dunia open world yang luas mampu memuaskan berbagai tipe pemain, sekaligus menjaga relevansi franchise di pasar game AAA global.
“Baca Juga: Cloudflare Down Lagi, Canva, Zoom, LinkedIn Terganggu”
Ubisoft menunjukkan komitmen untuk mendengar komunitas dengan menghadirkan kembali parkour sebagai fitur penting. Sistem dual protagonis tetap digunakan untuk memberi variasi, sementara sistem RPG masih menjadi tantangan yang menunggu evaluasi. Dengan fokus pada pengalaman klasik dan inovasi gameplay, Assassin’s Creed berikutnya berpotensi menggabungkan nostalgia dan modernitas. Bagi penggemar setia, langkah ini menandai upaya Ubisoft mengembalikan keseimbangan antara eksplorasi vertikal, narasi menarik, dan kebebasan bermain dalam dunia terbuka.