
Xiaomi 15T dan 15T Pro Resmi Kantongi Sertifikat TKDN Indonesia
Isi cerita – Dua perangkat terbaru dari Xiaomi, yakni Xiaomi 15T dan Xiaomi 15T Pro, dipastikan telah lolos sertifikasi TKDN dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Sertifikasi ini menandakan bahwa kedua smartphone akan segera meluncur di pasar Indonesia, kemungkinan besar tak lama setelah debut globalnya.
“Baca Juga: Pembaruan Dune Awakening Hapus Base dan Item Pemain”
Pantauan dari situs P3DN Kemenperin menunjukkan dua nomor model baru: 2506BPN68G dan 25069PTEBG, yang masing-masing diyakini sebagai Xiaomi 15T dan 15T Pro. Sertifikasi ini menunjukkan komitmen Xiaomi dalam menghadirkan seri flagship-nya lebih awal di pasar Indonesia, seperti yang dilakukan pada generasi sebelumnya.
Berdasarkan pola peluncuran sebelumnya, Indonesia berpotensi masuk dalam batch awal penjualan Xiaomi 15T Series. Sebagai perbandingan, Xiaomi 14T Series dirilis secara global pada 26 September 2024, kemudian hadir di Indonesia seminggu kemudian, yakni pada 1 Oktober.
Jika mengikuti siklus tahunan yang sama, Xiaomi 15T dan 15T Pro kemungkinan akan debut pada akhir September 2025 atau awal Oktober. Strategi ini sejalan dengan tren Xiaomi yang mempercepat kehadiran perangkat flagship-nya di Asia Tenggara, termasuk Indonesia sebagai pasar utama.
Meski belum diumumkan secara resmi, bocoran menyebut bahwa Xiaomi 15T Pro akan menjadi rebrand dari Redmi K80 Ultra. Meski demikian, akan ada sejumlah penyesuaian, terutama pada sektor kamera, agar selaras dengan kebutuhan pasar global.
Salah satu peningkatan utama adalah kehadiran kamera utama dengan sensor berukuran 1 inci, serta kamera telefoto 50MP, yang sebelumnya tidak ada di Redmi K80 Ultra versi Cina. Langkah ini mirip dengan pendekatan Xiaomi pada generasi 13T dan 14T Pro yang juga membawa kamera dengan peningkatan global.
Dari sisi performa, Xiaomi 15T Pro diperkirakan akan ditenagai oleh chipset flagship MediaTek Dimensity 9400+, yang diposisikan untuk menyaingi Snapdragon 8 Gen 3 dalam hal efisiensi dan kecepatan. Chipset ini merupakan versi penyempurna dari Dimensity 9300+, yang dikenal dengan performa AI dan efisiensi daya tinggi.
Sementara itu, Xiaomi 15T reguler diprediksi menggunakan Dimensity 8400, sebuah SoC kelas menengah atas dari MediaTek yang tetap mendukung performa tinggi namun dengan efisiensi daya lebih optimal. Kombinasi ini menempatkan Xiaomi 15T Series sebagai salah satu kandidat kuat di segmen flagship dan upper-midrange tahun ini.
“Baca Juga: S26 Ultra Gunakan Sensor Kamera Sony, Bukan Buatan Sendiri”
Dengan sertifikasi TKDN yang sudah dikantongi dan strategi peluncuran yang terukur. Xiaomi menunjukkan kesiapannya menghadapi persaingan ketat di pasar smartphone akhir 2025. Kehadiran Xiaomi 15T Series akan menjadi penantang serius bagi perangkat flagship lain seperti Samsung Galaxy S25 FE dan OnePlus 13R.
Belum ada informasi resmi soal harga dan fitur lainnya. Namun jika mengikuti tren sebelumnya, Xiaomi kemungkinan tetap akan menawarkan value for money yang kuat. Perusahaan juga diperkirakan akan membawa dukungan update sistem jangka panjang dan integrasi AI yang lebih baik di seri ini.