
Vivo X300 Ultra Kantongi Izin Postel Indonesia
Isi cerita – Dokumen sertifikasi SDPPI mengungkap kemunculan dua perangkat baru dari vivo. Nomor model V2562 teridentifikasi sebagai vivo X300 Ultra. Sementara itu, model V2537 merujuk pada vivo X300 FE.
Kemunculan sertifikasi ini menjadi indikasi kuat bahwa peluncuran akan segera dilakukan. Berdasarkan pola sebelumnya, perangkat yang lolos sertifikasi biasanya dirilis dalam waktu dekat. Dalam kasus ini, peluncuran diperkirakan terjadi dalam satu bulan mendatang.
“Baca Juga: OpenAI Kembangkan Aplikasi AI Serbabisa di Desktop”
Langkah ini menunjukkan kesiapan vivo memperluas lini flagship terbarunya. Kehadiran varian FE juga menandakan strategi untuk menjangkau segmen pasar lebih luas.
Peluncuran seri X300 Ultra menjadi momentum penting bagi vivo. Untuk pertama kalinya, varian Ultra akan dipasarkan secara global. Sebelumnya, model Ultra hanya tersedia di pasar domestik China.
Ekspansi ini menunjukkan ambisi vivo memperkuat posisi di pasar internasional. Kehadiran varian Ultra di luar China juga membuka peluang persaingan lebih luas.
Sebagai perbandingan, vivo X300 Pro telah lebih dulu hadir di pasar Eropa. Perangkat tersebut dilaporkan dijual sekitar 1.400 Euro. Harga ini menempatkannya di segmen premium.
Dengan hadirnya X300 Ultra secara global, vivo berpotensi menarik perhatian pengguna kelas atas. Strategi ini juga memperkuat citra brand di segmen flagship.
Pada ajang MWC 2026, vivo memperkenalkan inovasi kamera terbaru. Teknologi tersebut berupa vivo Zeiss Telephoto Extender Gen 2 Ultra. Aksesori ini menghadirkan panjang fokus tetap 400mm.
Pengguna dapat memilih panjang fokus 200mm atau 400mm sesuai kebutuhan. Fleksibilitas ini mendukung fotografi jarak jauh dengan kualitas tinggi.
Melalui teknik in-sensor zoom cropping, sistem ini mampu mencapai jangkauan hingga 800mm. Pembesaran tersebut setara dengan sekitar 30x zoom.
Menurut keterangan resmi, teknologi ini merupakan teleconverter dual-lens pertama di industri smartphone. Inovasi ini memperkuat fokus vivo pada fotografi mobile profesional.
vivo X300 Ultra mengusung konsep “Zeiss Master Lens Trinity” pada kamera belakangnya. Setiap lensa memiliki kemampuan setara kamera utama. Konsep ini menghilangkan ketergantungan pada kamera sekunder.
Perangkat ini dilengkapi stabilisasi gambar optis tiga tingkat. Selain itu, tersedia teknologi motion-tracking focus untuk menjaga ketajaman objek bergerak.
Rumor spesifikasi menyebut kamera utama menggunakan sensor Sony LYT901 200 MP. Kamera periskop telefoto memakai sensor Samsung HPB 200 MP dengan sertifikasi Zeiss APO.
Selain itu, terdapat lensa ultrawide 50 MP Sony LYT828. Sensor multispektral 5 MP turut disematkan untuk meningkatkan akurasi warna.
Untuk videografi, perangkat ini mendukung perekaman 10-bit LOG pada 4K 120 FPS. Dukungan Dolby Vision 4K 120 FPS juga tersedia. Sistem encoding APV 422 dan kompatibilitas ACES memperkuat kemampuan produksi profesional.
vivo juga menghadirkan aksesori Camera Cage hasil kolaborasi dengan SmallRig. Aksesori ini menyediakan kipas pendingin, mount tambahan, serta kontrol fisik.
Pada sektor audio, tersedia sistem Quad-Mic Audio Recording Master. Sistem ini menawarkan enam preset untuk isolasi suara dan reduksi noise.
“Baca Juga: Moonton Akan Diakuisisi Perusahaan Arab Saudi”
Dari sisi performa, vivo X300 Ultra diperkirakan menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset ini dirancang untuk performa tinggi dan efisiensi daya.
Perangkat ini dibekali layar BOE LTPO berukuran 6,82 inci. Resolusinya mencapai 2K untuk tampilan yang tajam dan detail.
Untuk daya tahan, vivo menyematkan baterai berkapasitas 7.000 mAh. Kapasitas ini tergolong besar di kelas flagship. Pengisian daya cepat 100 watt juga tersedia melalui kabel.
Dengan kombinasi spesifikasi tersebut, vivo X300 Ultra menyasar pengguna profesional. Perangkat ini dirancang untuk kebutuhan fotografi, videografi, dan performa tinggi.