
Mini PC AI Edge Series Jadi Andalan Baru MSI
Isi cerita – MSI resmi mengumumkan lini mini PC terbaru bertajuk AI Edge Series di ajang CES 2026. Seri ini dirancang untuk menghadirkan performa AI tinggi dalam bentuk perangkat desktop berukuran ringkas. MSI memposisikan AI Edge sebagai solusi komputasi AI on-device untuk profesional, pengembang, hingga kreator. Dengan volume chasis hanya sekitar 4 liter, perangkat ini menawarkan pendekatan berbeda dibanding workstation konvensional. Fokus utamanya adalah menghadirkan kapabilitas AI besar tanpa membutuhkan sistem tower berukuran besar.
“Baca Juga: Project Motoko, Konsep Headphone Terbaru dari Razer”
Peluncuran AI Edge Series mencerminkan tren industri yang bergerak ke arah komputasi AI lokal. MSI melihat kebutuhan akan perangkat ringkas yang mampu menjalankan inferensi dan pemrosesan AI secara mandiri. Dengan begitu, ketergantungan pada cloud dapat dikurangi. Pendekatan ini juga relevan bagi pengguna yang mengutamakan latensi rendah dan kontrol data penuh.
MSI AI Edge mengandalkan platform AMD Ryzen AI Max+ 300 Series sebagai fondasi komputasi. Varian tertinggi menggunakan prosesor Ryzen AI Max+ 395 dengan konfigurasi 16-core dan 32-thread. Prosesor ini dilengkapi NPU XDNA 2 yang menawarkan performa AI hingga 50 TOPS. NPU tersebut dirancang khusus untuk menangani beban kerja AI modern secara efisien.
Selain NPU, sistem ini juga mengandalkan iGPU Radeon 8060S berbasis arsitektur RDNA 3.5. Kombinasi CPU, NPU, dan GPU ini menghasilkan total performa AI hingga 76 TOPS. MSI menargetkan pengguna yang membutuhkan keseimbangan antara komputasi umum, grafis, dan AI. Dengan pendekatan ini, AI Edge dapat menangani berbagai skenario kerja dalam satu perangkat.
Salah satu aspek paling menonjol dari MSI AI Edge adalah konfigurasi memori. Mini PC ini mendukung unified memory hingga 128GB. Kapasitas ini tergolong sangat besar untuk perangkat berukuran ringkas. MSI menyebut memori besar ini memungkinkan pemrosesan model AI berskala besar secara lokal.
Jenis memori yang digunakan adalah LPDDR5X-8000 on-board dengan kecepatan tinggi. Dari total kapasitas 128GB, hingga 96GB dapat dialokasikan khusus untuk GPU. Konfigurasi ini memungkinkan aplikasi AI berjalan lebih fleksibel. MSI mengklaim sistem ini mampu menangani inferensi LLM hingga 120 miliar parameter. Output yang dihasilkan diklaim mencapai 15 token per detik.
Pendekatan unified memory memberikan keuntungan signifikan. CPU dan GPU dapat mengakses data yang sama tanpa proses duplikasi. Hal ini meningkatkan efisiensi dan mengurangi latensi. Dengan demikian, mini PC ini dapat berfungsi layaknya workstation AI dalam format jauh lebih ringkas.
Selain ditujukan untuk komputasi AI, MSI AI Edge juga diklaim mumpuni untuk kebutuhan gaming. Dengan iGPU Radeon 8060S, performa grafisnya disebut setara GeForce RTX 4060. Klaim ini menempatkan AI Edge sebagai mini PC serbaguna. Pengguna dapat bekerja dengan AI pada siang hari dan bermain game pada waktu senggang.
Untuk menjaga performa tetap konsisten, MSI menyematkan solusi thermal bernama Glacier Armor. Sistem pendingin ini mencakup heatsink khusus pada setiap komponen penting. Pendekatan tersebut bertujuan memastikan suhu tetap stabil saat beban kerja berat. Pendinginan juga dirancang agar tetap efektif dalam ruang chasis terbatas. Dengan demikian, throttling dapat diminimalkan dalam penggunaan jangka panjang.
“Baca Juga: SK Hynix Perluas Produksi DRAM, Fokus di Luar RAM Konsumen”
Selain AI Edge Series, MSI juga memperkenalkan CUBI NUC AI+ 3MG di CES 2026. Model ini ditujukan untuk kebutuhan kantor dan rumahan. Berbeda dari AI Edge, CUBI NUC AI+ 3MG mengandalkan prosesor Intel Core Ultra Series 3 terbaru. Opsi prosesor mencakup Core Ultra 9 386H, Core Ultra 7 355, dan Core Ultra 5 322.
Mini PC ini mendukung dual slot RAM DDR5 SO-DIMM dengan kapasitas hingga 32GB. Penyimpanan menggunakan satu slot SSD M.2 2280 NVMe PCIe. Dari sisi konektivitas, MSI memberikan peningkatan signifikan. Perangkat ini sudah mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.0. Selain itu, tersedia dua port Thunderbolt 4 untuk kebutuhan ekspansi.
Secara desain, CUBI NUC AI+ 3MG masih mempertahankan chassis ringkas berukuran sekitar 0,51 liter. Mini PC ini mendukung mounting VESA 75 x 75 mm atau 100 x 100 mm. Dengan fitur tersebut, perangkat dapat dipasang di belakang monitor atau dinding. Pendekatan ini membuat CUBI NUC AI+ 3MG cocok untuk ruang kerja minimalis.
Dengan memperkenalkan AI Edge Series dan CUBI NUC AI+ 3MG, MSI menunjukkan strategi yang jelas di segmen mini PC. Perusahaan ini menghadirkan solusi berbeda untuk kebutuhan AI berat dan penggunaan harian. CES 2026 menjadi panggung bagi MSI untuk menegaskan posisinya dalam era komputasi AI berbasis perangkat ringkas.