
Masalah Teknis Paksa NVIDIA N1X Mundur ke 2026
Isi cerita – NVIDIA menghadapi tantangan besar dalam peluncuran chip Arm terbaru mereka, N1X. Gangguan hardware yang cukup serius membuat perusahaan harus menunda rilis chip ini hingga 2026. Insinyur NVIDIA bahkan perlu mengubah desain silikon secara mendasar, bukan sekadar melakukan penyesuaian kecil atau perbaikan perangkat lunak. Penundaan ini mengejutkan mengingat sebelumnya jadwal peluncuran sempat diharapkan pada tahun depan.
“Baca Juga: Epic Games Seret Cheater Fortnite ke Pengadilan”
N1X bukanlah chip berbasis ARM pertama dari NVIDIA. Sejak 2008, NVIDIA telah mengembangkan lini Tegra yang menggunakan arsitektur ARM. Namun, Tegra ditujukan untuk perangkat kelas menengah seperti smartphone, tablet, konsol game, dan sistem infotainment mobil. Proyek tersebut berakhir kurang sukses dan tidak menyasar pasar laptop atau desktop kelas atas.
Berbeda dengan Tegra, N1X adalah langkah pertama NVIDIA untuk masuk ke pasar CPU ARM kelas atas, yang menargetkan laptop dan desktop. Chip ini diharapkan dapat bersaing dengan para raksasa seperti Apple M3, Snapdragon X Elite, Intel Core Ultra, dan AMD Ryzen AI.
Sebelumnya NVIDIA menyatakan bahwa produksi chip N1 dan N1X sudah berjalan penuh. Namun laporan terkini mengindikasikan bahwa pernyataan tersebut terlalu prematur. Tim teknis menghadapi masalah besar yang mengharuskan desain ulang chip secara menyeluruh.
Awal tahun ini, masalah teknis memang sempat muncul tapi masih bisa diatasi tanpa mengubah desain utama. Kini, skala masalah jauh lebih dalam dan membutuhkan waktu lebih lama untuk diselesaikan. NVIDIA harus memastikan performa dan stabilitas chip sebelum peluncuran resmi.
Meskipun menghadapi masalah, hasil benchmark awal N1X cukup menjanjikan. Dalam pengujian Geekbench, N1X mampu menunjukkan performa setara dengan beberapa prosesor unggulan saat ini, termasuk milik Apple dan Qualcomm. Namun, hasil tersebut masih dari sample awal yang belum mewakili produk final.
Performa kompetitif ini menandakan potensi besar N1X di pasar CPU ARM kelas atas. NVIDIA berharap chip ini bisa menjadi pesaing kuat yang mendongkrak ekosistem ARM di laptop dan desktop, di tengah persaingan ketat dengan produsen besar lain.
“Baca Juga: Honor Pad GT2 Pro Tawarkan Performa di Tablet 12,5 Inci”
Penundaan rilis N1X hingga 2026 memberi waktu NVIDIA memperbaiki masalah mendasar dan menghasilkan chip yang benar-benar siap bersaing. Namun, hal ini juga membuka peluang bagi rival seperti Apple dan AMD untuk mengukuhkan posisi mereka lebih dulu di pasar ARM kelas atas.
NVIDIA perlu memastikan inovasi dan stabilitas agar bisa masuk ke pasar yang sangat kompetitif ini. Langkah perusahaan selanjutnya akan menentukan posisi mereka dalam era baru prosesor berbasis ARM yang terus berkembang.