
PHK di Intrepid Studio, Server Ashes of Creation Dihentikan
Isi cerita – Intrepid Studios dikenal sebagai pengembang game MMORPG ambisius berjudul Ashes of Creation. Game ini dirancang sebagai MMORPG klasik dengan skala dunia besar dan sistem dinamis. Pengembangannya telah berlangsung hampir satu dekade sejak pertama kali diumumkan ke publik. Setelah penantian panjang, Ashes of Creation akhirnya memasuki tahap alpha. Tahapan ini seharusnya menjadi tonggak penting menuju perilisan penuh. Namun, perkembangan positif tersebut kini tertutupi oleh kabar buruk dari internal studio. Situasi terbaru memunculkan kekhawatiran serius terhadap masa depan proyek tersebut.
“Baca Juga: Update Terbaru Windows 11 Diakui Sebabkan PC Error”
Kabar mengejutkan muncul ketika Intrepid Studios dilaporkan melakukan pemutusan hubungan kerja secara besar-besaran. Informasi ini pertama kali dilaporkan oleh Insider Gaming. Sebuah pesan kemudian muncul di server Discord resmi Ashes of Creation. Pesan tersebut dibagikan langsung oleh pendiri sekaligus Creative Director game, Steven Sharif. Dalam pernyataannya, Steven mengaku dirinya dipaksa mengundurkan diri. Ia menyebut kontrol perusahaan telah berpindah dari tangannya. Setelah pengunduran dirinya, seluruh anggota perusahaan yang tersisa dilaporkan terkena PHK. Pernyataan ini langsung memicu reaksi besar dari komunitas pemain.
Steven Sharif menjelaskan bahwa setelah kontrol perusahaan berpindah, dewan perusahaan mulai mengambil arah kebijakan yang tidak dapat ia setujui. Ia menyebut kebijakan tersebut bertentangan dengan prinsip etika yang ia pegang. Kondisi inilah yang mendorongnya memilih mundur sebagai bentuk protes. Namun, pengunduran dirinya tidak berhenti pada satu individu saja. Sejumlah pegawai senior dan pimpinan tim juga ikut meninggalkan perusahaan. Rangkaian pengunduran diri tersebut memicu respons lanjutan dari dewan. Dewan perusahaan kemudian mengeluarkan pemberitahuan WARN Act. Keputusan tersebut menjadi dasar dilakukannya PHK massal di Intrepid Studios. Dampaknya, struktur operasional studio praktis lumpuh.
Dengan kondisi internal yang memburuk, masa depan Ashes of Creation berada dalam ketidakpastian. Banyak pihak memperkirakan proyek MMORPG ini berpotensi tutup dalam waktu dekat. Hal ini diperparah oleh reputasi kontroversial yang telah lama melekat pada game tersebut. Ashes of Creation kerap dituding sebagai proyek penipuan atau scam. Baru-baru ini, tuduhan baru kembali mencuat di forum komunitas Steam. Sejumlah pengguna menuding adanya praktik “pump and dump”. Tuduhan tersebut berkaitan dengan mekanisme pendanaan melalui Kickstarter. Beberapa netizen menilai terdapat celah dalam klausa pencairan dana. Mereka menduga perilisan di Steam dilakukan agar dana Kickstarter dapat dicairkan secara teknis.
“Baca Juga: Highguard Resmikan Mode Eksperimental 5v5″
Dugaan penipuan semakin diperkuat oleh investigasi komunitas terhadap data perusahaan. Berdasarkan temuan penggemar, per 30 Desember 2025, anggota dewan Intrepid Studios hanya tercatat satu orang. Orang tersebut adalah Steven Sharif sendiri sebagai pendiri dan CEO. Fakta ini dinilai bertentangan dengan pernyataannya mengenai pengambilalihan kontrol oleh dewan perusahaan. Sementara itu, John Moore diketahui menjabat sebagai CFO, namun tidak tercantum sebagai anggota dewan. Informasi ini mendorong komunitas untuk menggali data lebih lanjut. Sejumlah pemain yang telah membeli game di Steam juga mulai menghubungi Steam Support. Mereka berupaya menjelaskan situasi yang terjadi untuk mengajukan permintaan refund. Hingga berita ini disusun, Steven Sharif belum memberikan klarifikasi lanjutan. Ia menyebut keterbatasan hukum sebagai alasan belum bisa berbicara lebih jauh. Tuduhan scam pun masih belum mendapat tanggapan resmi darinya.