
Isi cerita – Jeff Kaplan, mantan game director Overwatch, kembali muncul dengan proyek game terbaru setelah beberapa tahun meninggalkan Blizzard. Ia memperkenalkan game berjudul The Legend of California sebagai proyek debut dari studio barunya, Kintsugiyama. Proyek ini menandai kembalinya Kaplan ke industri game setelah kepergiannya dari Blizzard pada April 2021.
Kaplan dikenal luas sebagai salah satu sosok penting di balik kesuksesan Overwatch. Kepergiannya dari Blizzard saat pengembangan Overwatch 2 sempat mengejutkan banyak penggemar. Setelah cukup lama tidak terdengar kabarnya, Kaplan kini mengungkapkan bahwa ia sedang mengerjakan proyek baru bersama timnya.
“Baca Juga: Sony Dilaporkan Tes Dynamic Pricing PlayStation Store”
Game baru tersebut diumumkan melalui wawancara Kaplan dalam podcast Lex Fridman. Dalam percakapan tersebut, ia menjelaskan visi awal proyek yang sedang dikembangkan oleh studionya. The Legend of California dirancang sebagai game multiplayer dengan fokus eksplorasi dan survival.
Proyek ini juga menjadi langkah awal bagi studio Kintsugiyama dalam memperkenalkan identitas mereka di industri game. Dengan pengalaman Kaplan dalam mengembangkan game multiplayer, proyek ini langsung menarik perhatian komunitas pemain.
Meskipun masih berada dalam tahap pengembangan, pengumuman ini memberikan gambaran awal mengenai arah desain game tersebut. Para penggemar kini mulai menantikan perkembangan selanjutnya dari proyek yang dipimpin oleh Kaplan ini.
The Legend of California mengambil latar era Gold Rush yang terkenal dalam sejarah Amerika Serikat. Namun latar tersebut diinterpretasikan secara fiksi dalam dunia permainan. Pemain akan menjelajahi versi alternatif dari wilayah California.
Dalam konsep dunia game ini, California digambarkan sebagai sebuah pulau besar. Pendekatan ini memberikan kebebasan desain bagi pengembang untuk menciptakan lingkungan yang luas dan eksploratif. Meski berbentuk pulau, beberapa landmark terkenal tetap dipertahankan.
Salah satu contoh yang disebutkan adalah Yosemite, yang masih ditempatkan di lokasi yang mendekati posisi aslinya. Pendekatan ini dirancang agar dunia permainan tetap terasa familiar bagi pemain. Namun pada saat yang sama, dunia tersebut tetap memiliki elemen fiksi yang kuat.
Selain landmark yang tetap, banyak lokasi lain dalam game akan berubah secara dinamis. Beberapa point of interest akan berpindah lokasi secara acak setiap kali peta dihasilkan. Sistem ini memanfaatkan teknologi procedural generation.
Dengan sistem tersebut, setiap sesi permainan dapat menghadirkan pengalaman eksplorasi yang berbeda. Pemain tidak selalu menemukan lokasi yang sama pada posisi yang sama di setiap server.
Kaplan menjelaskan bahwa dunia The Legend of California dirancang agar terasa hidup dan terus berubah. Sistem procedural generation menjadi salah satu komponen utama dalam desain dunia game tersebut. Teknologi ini memungkinkan variasi lingkungan dalam setiap server.
Dalam praktiknya, peta permainan akan memiliki seed tertentu yang menentukan distribusi lokasi. Landmark utama seperti Yosemite tetap berada di lokasi yang konsisten. Namun berbagai lokasi lain dapat berpindah tergantung konfigurasi peta.
Pendekatan ini bertujuan menciptakan rasa eksplorasi yang lebih kuat bagi pemain. Pemain tidak dapat sepenuhnya mengandalkan pengetahuan dari server lain. Hal ini membuat setiap perjalanan dalam game terasa unik.
Selain perubahan lokasi, dunia game juga dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas survival. Pemain dapat mengumpulkan sumber daya dari lingkungan sekitar. Aktivitas seperti berburu, menambang, dan mengolah bahan menjadi bagian penting dari permainan.
Lingkungan yang dinamis juga memengaruhi strategi pemain. Area yang aman pada satu server bisa memiliki tantangan berbeda pada server lainnya. Sistem ini memperkuat unsur eksplorasi dan adaptasi dalam permainan.
Salah satu aspek yang membedakan The Legend of California dari banyak game survival lain adalah sistem progresinya. Kaplan memilih untuk tidak menggunakan sistem level tradisional. Sebagai gantinya, game ini menggunakan sistem tier kesulitan.
Saat ini sistem tersebut dibagi menjadi empat tingkatan utama. Setiap area dalam dunia game akan memiliki tingkat kesulitan tertentu. Tier tersebut menentukan jenis musuh, sumber daya, dan tantangan yang akan dihadapi pemain.
Menariknya, distribusi tier tidak selalu sama di setiap server. Area yang mudah di satu server bisa menjadi area endgame di server lain. Sistem ini membuat pengalaman bermain menjadi lebih dinamis.
Pendekatan ini juga mendorong pemain untuk terus beradaptasi dengan kondisi lingkungan. Mereka tidak hanya mengandalkan progres level karakter. Sebaliknya, pemain harus memahami kondisi wilayah yang mereka jelajahi.
Sistem tersebut juga dapat memengaruhi strategi kelompok pemain. Area dengan tingkat kesulitan tinggi mungkin memerlukan kerja sama tim yang lebih kuat.
“Baca Juga: Remake KOTOR Masih Hidup Menurut Saber”
Dari sisi gameplay, The Legend of California menggabungkan berbagai elemen survival klasik. Pemain dapat mengumpulkan bahan dari alam untuk membuat berbagai alat dan perlengkapan. Sistem crafting menjadi komponen utama dalam membangun kehidupan di dunia game.
Pemain dapat membuat senjata, alat, serta makanan untuk bertahan hidup. Selain itu, pemain juga dapat membangun berbagai fasilitas. Contohnya termasuk perkebunan, tambang, kandang kuda, dan stasiun crafting lanjutan.
Game ini akan berjalan pada server multiplayer yang bersifat persistent. Artinya dunia permainan tetap berjalan meskipun pemain sedang offline. Pendekatan ini memungkinkan perkembangan dunia yang berkelanjutan.
Pemain dapat bermain secara solo atau membentuk kelompok kecil. Setiap kelompok dapat berisi hingga empat pemain yang berbagi sumber daya dan bangunan. Sistem ini dirancang untuk mendorong kerja sama antar pemain.
Selain eksplorasi dan pembangunan, game ini juga menyediakan mode PVP. Pemain dapat memilih untuk mempertahankan wilayah mereka dari ancaman pemain lain. Saat ini The Legend of California sudah tersedia untuk wishlist di Steam. Pemain juga dapat mendaftar untuk mengikuti playtest mendatang, meskipun tanggal rilis resminya belum diumumkan.